Thursday, December 31, 2009

sapaku untuk senja

dear 'senja'..
hari ini aku tak bisa menemuimu..
dan aku tau kau tetap ada bersamaku
dan aku pun pasti akan selalu ada di dekapmu

dear 'senja'..
rasakan senyumku 'dari sini'
rasakan pelukku disaat aku jauh

dear 'senja'..
tau kah kau betapa aku selalu percaya padamu?
sadarkah kau aku tak peduli akan apa yang kau lakukan saat aku tak ada didekatmu?
karna aku tau dan aku percaya,
kau selalu 'berbicara' tentangku
karna begitu pun aku

dear 'senja'..
aku harus pergi sejenak..
tapi aku berjanji,
tanganku akan selalu menggenggam tanganmu..

with LOVE,
*cinta

31.12.2009 at 1:53 pm

aku mulai mencintai diriku sendiri
perlahan aku mulai mengenal siapa aku
walaupun terkadang aku masih belum yakin aku sekuat itu

disaat orang lain melihatku
mereka selalu memandang
aku adalah wanita paling riang
wanita paling ceria
dan sepertinya aku tidak pernah memikirkan masalah-masalahku
dan ya! itu salah satu kekuatanku.
humm kekuatan?
benarkah? atau aku hanya menyenangkan diri?
aku tidak peduli!

tapi jika mereka tau aku lebih dalam
mereka akan sadar
di balik wajah riang ini
di balik wajah kekanak-kanakan ini
di balik wajah ceria ini
ada seseosok wajah yang rapuh

tapi satu hal yang selalu aku pegang
aku tidak akan membiarkan siapaun bisa melihatku lebih dalam
biarkan mereka tau bahwa aku memang riang, aku ceria, aku kekanak-kanakan
kabahagiaanku akan kubagikan pada mereka
tapi tidak dengan kesedihan, keresahan dan hal lain yang membuat senyum mereka hilang
aku akan selalu menyebarkan energi positif pada setiap orang didekatku..
dan aku percaya aku mampu :)

Wednesday, December 30, 2009

.

kehadiran bayangnya
buat sesuatu dalam kegelapan..

mencoba menyelami kegelapan
makna suatu ktidakpastian..

panca indra dbatasi..

dia berdiri..
melangkah dengan
berawal dari menipu diri..

di satu sisi.. dia lemah.. dan sangat lemah..
namun sisi itu
menghadirkan kebebasan..
membuatnya lembut tuk mampu bertahan..
dari sgala keterbatasan..

tak bsa dimengerti..
mencoba melepas
semua yang membatasi..

hingga kegelapan dari bayangan itu
menghadirkan cahaya..
membiaskan sesuatu..
mencoba tuk membuat makna tuk
mengindahkan sebuah kisah abadi..
dari sebuah kekosongan yang menyaksikan sebuah penyaksian..

mencoba kembali berbincang
diantara sekat yang maha halus..
antara pantulan sebuah bayang dengan biasan

kabutnya menari

sadar
tak ada yang bisa disadari..
selain sendiri
melangkahi keadaan yang mencoba
menggantikan sebuah keberadaan

namun warna itu menyelimuti
menuntun berjalan.. mencoba menemukan..
merasakan tuk memastikan
harapan yang hampir tak mungkin
berada didalam dan diluar kepastian

hingga saat..
berpetualang didalam kekosongan..
menembus lalu merasuk tuk merangkul semua batasan..
mencoba tersenyum dalam perihnya tangisan..
sampai mrasakan dalamnya makna warna..
layak sang siang menyambut sang malam
melalui suatu keabadian.




Sunday, December 27, 2009

27.12.2009 at 11:58 pm

aku mulai membayangkan hal-hal yang tidak menyenangkan.
entah kenapa...
mungkin agar aku terbiasa??

yeahhh,
aku memang tidak tau jawabannya..

saatnya aku mengistirahatkan diriku sejenak.

-nite all..
have to sleep..
*cinta

27.12.2009 at 00:53 am

hari ini aku merasa tidak melewati hariku.
entah kenapa aku merasa hari ini berjalan begitu lamban.
biasanya aku merasa hari berjalan begitu cepat.

kemana senja hari ini?
saat aku melihatnya,
ya begitu indah.
seindah biasanya.

namun rasaku yang berbeda.
tak seindah biasanya.
Tuhan tunjukkan kembali hangatnya.
tunjukkan kembali lembutnya.
tunjukkan kembali indahnya.
aku merindukannya.
sangat merindukannya.

tapi aku berjanji.
aku akan terus menaantikannya.
sebosan apapun aku.
sejenuh apapun aku.
aku akan tetap menanti sampai semua itu kembali.
sampai aku bisa merasakannya kembali.

Saturday, December 26, 2009

26.12.2009 at 00:50 am

saat aku merasakan bahwa
'aku menemukan orang yang tepat disaat yang tidak tepat'
maka aku kembali berpikir
sebenarnya,
apakah aku memang harus bertemu disaat aku tau aku tidak 'bisa' bersamanya?
atau memang aku harus belajar untuk 'mengabaikan'nya dan menghindar darinya?

dulu,
saat pertama kali aku merasakan 'rasa' itu
aku berusaha keras untuk menutupinya
menutupi dari dirinya
aku tidak ingin suatu saat nanti ia tersiksa karena 'rasaku'
rasa dimana aku merasa memilikinya namun tidak seperti itu kenyataannya

tapi aku tidak sanggup,
semua terlanjur terlihat
mungkin dengan jelas sekali
"aku-menyayanginya"
dan setelah semua tak mampu terpendam,
aku mulai menanyakan
sampai kapan aku harus terus jujur tentang 'rasaku' ini?

suatu saat setelah senja menyambut malam
mungkin aku akan menemukan jawaban itu dengan sendirinya
maka sejak saat ini,
aku akan selalu menantikan senja itu..

24.12.2009 at 09:26 pm

he said,

pernah menghayati?
manusia diberi sesuatu.
rasa..
dia memiliki rasa..
bukan dimiliki rasa..
kenapa harus menghayati?
dimana letak penhayatan itu?
pada kata?
pada perbuatan?
ataukah pada penjiwaan?
semua punya makna..

melakukan perbuatan sesuai kata?
atau berbuat dengan kata?
sadarkah bahwa kata dan perbuatan hanya permainan akal?
lalu penjiwaan??
tanpa jiwa aku ga akan pernah menemui rasa..
sekarang..
aku bermain dengan jiwaku..
ketakutan dan keberanianku ku kembalikan pada diriku..
karna aku menemukan rasa itu..
dan itu 'kamu'